Halaman

01 November 2008

ni cerita ttg puasa tman" kita d Jepang...

dear KREATif...

maaf rada trlambat.. ni da comment dari Aisha Mizuno kelas 2 SMP di Katata-Jepang.. Aisha dipanggilna Ai-chan, dia tinggal di Kyoto di kota kecil di Kyoto tepatnya di Katata, Katata itu masih bisa dibilang desa.. Ai-chan memiliki ayah orang Jepang dan Ibu orang Indonesia..

kata ai-chan, disana puasa lebih enak daripada pada saat ia berpuasa di indonesia (di waktu ia SD). alasannya di sana puasa jadi tidak terasa seperti berpuasa karena suasananya sama saja, tidak berbeda dengan hari-hari lainnya. teman-temannya yang tidak berpuasa juga melakukan hal-hal sehari-hari yang tidak berbeda dengan hari-hari lainnya. jadi. ditambah lagi, kesibukan setelah jam sekolahnya, sepulang sekolah ia sudah disambut dengan bimbel dan les lainnya (oia, Ai-chan jg les tari-tari dan kebudayaan Indonesia, di sana ternyata ada gurunya, anak-anak yang ikut pun tidak hanya orang" Indonesia saja ttp org Jpang jg). katanya, di sana jg ada tempat belajar ngaji yg bkn hanya orang indonesia yg ikut, ttp orang jpang yg masuk islam jg ada.

jd intinya, puasa disana menurut ai-chan enak-enak aja, walaupun anggapan kita pasti jika orang" di sekitar kita tidak berpuasa (bahkan kalau kita sendirian yg berpuasa), kita akan terpengaruh dan merasa berat menjalankannya. tp lain halnya dgn ai-chan, ia malah merasa bahwa hari" berpuasa bagaikan hari" lainnya karena tidak terasa bahwa ia berpuasa, soalnya teman" sekitarnya tidak terlihat lemas, lesu, dan malas-malasan karena lapar dsb, melainkan semuanya tetap bersemangat spt biasa, jd ia pun tetap bersemangat jg! oia, di bulan ramadhan ini, di sana lagi musim gugur, jd udara/cuaca/suasananya jg mendukung untuk berpuasa seefektif mungkin, karena cuacanya tdk trlalu pana dan tdk trlalu dingin...

Brisbania_KREATif Jakarta

Tidak ada komentar: