Halaman

21 Januari 2010

KREATif GRAND OPENING PROGRAM 2010

Menanamkan minat baca sejak dini bisa menjadi bekal yang sangat bermanfaat bagi kehidupan di masa depan, lho! Hal itu pula yang dilakukan oleh teman-teman KREATif Pusat.

Pada Minggu (3/1), KREATif mangadakan acara GRAND OPENING PROGRAM 2010. Sesuai namanya, acara ini diselenggarakan dalam rangka membuka program-program KREATif tahun 2010.


Dipandu oleh Dian, KREATif mengemas acara dalam 3 bagian:

  1. Perpustakaan Keliling

Terdapat sekitar 350 buku di sana, terdiri dari: buku cerita, novel, dan ensiklopedi. Beberapa buku tersedia dalam format 3 lingual (3 bahasa): Indonesia, Inggris, Thailand sehingga wisatawan asing bisa ikut membacanya.

Tidak hanya anak-anak dan remaja, perpustakaaan ini juga diminati oleh pengunjung dari berbagai usia. Ada juga pasutri yang mendampingi anaknya membaca. Sang ibu membacakan dan ayahnya membimbing serta menerangkan isi buku. Buku ensiklopedi terlihat paling banyak digandrungi pengunjung

2.Dongeng Sehari Untuk Anak Negeri

Dian membacakan cerita dengan sangat apik dan penuh humor. Tak heran, tepuk tangan dan tawa anak-anak turut menyemarakan acara.

“Lagi dong baca ceritanya, Om!”, pinta Nayla, salah satu pengunjung berusia 4 tahun.



3. KREATif’s Lo
ve for Children

Pengunjung bisa membeli produk-produk KREATif. Ada minuman, buku, pin, boneka, dan berbagai aksesoris lucu untuk anak-anak. Dengan membeli produk, pembeli mendapat manfaat ganda, yakni dapat membawa pulang produk tersebut, dan turut menyumbang bagi kesejahteraan anak Indonesia.


Pada dasarnya KREATif hanya membuka 3 stand: perpustakaan, ruang dongeng, dan ruang produk. Namun sampai acara ini selesai, tidak sedikit pengunjung Ragunan yang bertanya tentang tempat-tempat di dalam Ragunan. Untunglah Dian sangat menguasai arena Ragunan sampai ke pelosok-pelosok terpencilnya. Walhasil, muncullah 1 stand tambahan, yaitu pusat informasi. Jika pengunjung mengalami kesulitan menemukan sebuah lokasi di dalam Ragunan, mereka boleh bertanya pada Dian.

Oh ya, di penghujung acara, ada satu hal tak terduga lagi. Dengan memanfaatkan kartu yang tersedia, Dian dan Kak Ayu bermain ramal meramal.

“Dian, sayang sekali! Di tahun 2010 tak ada satu pun masalahmu yang dapat diselesaikan! Ditambah lagi, nampaknya gadis pujaan hatimu sedang melirik pria lain.”, ucap ‘Madam Ayu’. Dian terbahak mendengarnya. Di sampingnya, seorang Bapak terlihat sangat serius memperhatikan. Padahal, ini tidak serius, hanya permainan saja..

So..di lain kesempatan, bisa buka 2 stand lagi: Pusat Informasi dan Booth Ramalan. Gimana nih, panitia? Hehe..

Jika pada Temu Akbar Penulis Muda Indonesia (27/12) kita dikejutkan dengan kehadiran Vierna Tasya Wensatama dari KREATif Magelang, kali ini kita kedatangan tamu istimewa lagi, yaitu Gabrielle Tatia dari KREATif Cirebon. Terimakasih atas kehadirannya, sobat! Sukses untuk KREATif di daerahmu! Kami tunggu liputannya!

Tidak ada komentar: