Halaman

13 Desember 2008

I Love You Mom...

Waktu kamu berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu...
sebagai balasannya, kamu menangis sepanjang malam.

Waktu kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan...
sebagai balasannya, kamu kabur saat dia memanggilmu.

Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang...
sebagai balasannya, kamu buang pring berisi makananmu ke lantai.

Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna...
sebagai balasannya, kamu corat-coret tembok rumah dan meja.

Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah...
sebagai balasannya, kamu memakainya bermain di kubangan lumpur.

Waktu kamu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah...
sebagai balasannya, kamu berteriak, "NGGAK MAU....!!!"

Waktu kamu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola...
sebagai balasannya, kamu melemparkan bola ke jendela tetangga

Waktu kamu berumur 8 tahun, dia membelikanmu es krim...
sebagai balasannya, kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu.

Waktu kamu berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu...
sebagai balasannya, kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar.

Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun...
sebagai balasannya, kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam.

Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan teman-teman kamu ke bioskop, sebagai balasannya, kamu minta dia duduk di barisan lain.

Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara TV khusus untuk orang dewasa...
sebagai balasannya, kamu tunggu dia sampai keluar rumah.

Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu memotong rambut karena sudah waktunya...
sebagai balasannya, kamu bilang dia tidak tahu mode.

Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan...
sebagai balasannya, kamu nggak pernah menelponnya.

Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu...
sebagai balasannya, kamu kunci pintu kamarmu.

Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil....
sebagai balasannya, kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya.

Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting...
sebagai balasannya, kamu pakai telpon nonstop semalaman.

Waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA...
sebagai balasannya, kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi.

Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama...
sebagai balasannya, kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama teman-teman.

Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya, "Darimana seharian ini?"
sebagai balasannya, kamu menjawab, "Ah, cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang."

Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu...
sebagai balasannya, kamu bilang, "Aku nggak mau seperti kamu."

Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus perguruan tinggi...
sebagai balasannya, kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri.

Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu satu set furniture untuk rumah barumu...
sebagai balasannya, kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu.

Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan...
sebagai balasannya, kamu mengeluh "Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu."

Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu...
sebagai balasannya, kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.

Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat bayimu...
sebagai balasannya, kamu katakan "Sekarang jamannya sudah beda."

Waktu kamu berumur 40 tahun, dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah satu saudara dekatmu...
sebagai balasannya, kamu jawab "Aku sibuk sekali, nggak ada waktu."

Waktu kamu berumur 50 tahun
, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu...
sebagai balasannya, kamu baca tentang pengaruh negatif orangtua yang numpang tinggal di rumah anaknya.

dan SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang...
dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan...
dan dia menghantam HATIMU bagaikan pukulan godam.

Tidak ada komentar: