Halaman

10 Juni 2010

KREATif on SMPN 2 Mataram (Hari 2)

Mendung kembali menggantung di langit kota Mataram hari ini. Masih sama seperti hari sebelumnya, pagi yang mendung namun membuat gerah nampak akan berganti dengan hujan angin mulai tengah hari sampai matahari tenggelam. Tapi, acara ulang tahun emas SMPN 2 Mataram (Spendu), SMP yang melegenda lantaran prestasinya sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu (sejak orang tua para siswa-siswanya masih SMP) masih tetap jalan dengan ceria dong. Pertandingan sepak bola dan 3 on 3 antar kelas yang memasuki babak semifinal berjalan dengan seru. Apalagi supporter tiap kelas dengan hebohnya meneriakkan yel-yel buat tim putra yang sedang bertanding. Segala macam lagu dimodifikasi! Mulai dari lagu wajib, Maju Tak Gentar sampai lagu-lagunya J-Rocks dan lagu dangdut Jatuh Bangun.
Makin ceria lagi, saat Gayatri atau yang lebih populer dengan nama “Mbak Gay” di Spendu, teman kita dari KREATif NTB yang juga “pensiunan” MC acara sekolah mengambil alih microphone dan menyapa seisi sekolah. Kali ini dia nggak jadi MC seperti tahun-tehun sebelumnya tapi mau sosialisasi soal hak anak dan mewakili KREATif buat kenalan sama warga Spendu.
“Ada yang tahu nggak ini logo apa?” tanyanya sambil menunjuk ke 3 buah logo di spanduk Stand KREATif yang sengaja dicopot oleh Dhini dari Gazebo.
“Oh, itu bukannya logo YKAI ya?” kata salah seorang panitia.
Yap. Benar. Ada 3 logo di sana, logo Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF) yang mengapit logo Komunitas kita tercinta, KREATif.
“Teman-teman tahu nggak? Kalau kita, anak-anak punya hak-hak yang dilindungi sama pemerintah. Kita punya 4 hak utama, yaitu hak buat hidup, tumbuh dan berkembang, perlindungan dari segala bentuk kekerasan, daan hak buat berpartisipasi. Termasuk buat mengekspresikan diri seperti pensi ini nih!” jelas Gayatri yang langsung dapat celetukan dari salah seorang di sekitar lapangan basket,
“Betul tuh, Gay. Termasuk nggak boleh diforsir buat belajar terus di sekolah!”
“Nah, KREATif, Komunitas Remaja Pena Anak Kreatif, beranggotakan puluhan penulis muda dari seluruh Indonesia. Kita menulis buat memasyarakatkan hak anak. Liat deh di blog kita, bacatulisrenung.blogspot.com. Nah sekarang, saya butuh 5 orang buat maju ke depan. Buat yang bisa jawab pertanyaan, ada hadiah!”
“Mau, Gay!!!!”
Langsung deh ada 5 orang (cowok semua dan 3 di antaranya kelas 9, “pensiunan” OSIS tahun lalu) mengerubungi Gayatri dan Dhini. Apalagi Dhini meluk 5 paket buku yang jadi hadiah. Yang paling bikin mereka tertarik sepanjang 2 hari Stand KREATif berdiri adalah pin KREATif yang kata mereka lucu. Karena jumlahnya yang terbatas, jadi mereka-mereka yang beruntung saja yang bisa dapat. Dan orang-orang ini terus memakai pin itu di dada sebelah kanan. Bikin iri yang lain!
“Eeh, jawab pertanyaan dulu dong! Nanti dapat hadiah. Pertanyaan pertama, siapa yang tahu kepanjangan KREATif?”
Wah, 5 orang ini teteriakkan nyebutin kepanjangan KREATif sambil curi-curi lirikan ke spanduk.
“Komunitas Pena Remaja Kreatif”, ini kata Busfi nih, sekertaris OSIS 2008-2009.
“Salah! Komunitas Remaja Pena Anak Kreatif, tau!”, nah jawaban Satria ini nih yang betul. Tapi, saking kepinginnya sama buku kumpulan artikel terbaik penulis muda Indonesia 2009, Pelangi Pemimpinku, buku yang harusnya jadi milik Satria itu direbut Busfi dan jadilah mereka berdua kejar-kejaran demi buku itu.
“Lanjut pertanyaan kedua, sebutkan 2 hak anak yang paling utama!”
Ricuh lagi.
“Hak hidup dan hak buat sejahtera” kata Arya yang tambun.
“Itu nama Yayasannya! Gimana sih!” sahut Buyung.
“Oya,hak anak buat berekspresi”
Ya, okelah. Arya dapat buku kumpulan artikel terbaik penulis muda Indonesia 2007, Ada Arjuna Ada Srikandi, Ada Superman Ada Wonderwoman.
“Menurut kalian, apa sih hak anak yang belum dipenuhi?”
“Em… hak dilindungi dari segala macam bentuk kekerasan kayaknya belum.” Ini kata Baba kelas 8, MC acara ini. Dipikir-pikir, benar juga lho. Selama ini kekerasan terhadap anak cuma diartikan sebagai kekerasan fisik, padahal kekerasan mental juga mempengaruhi tumbuh kembang seorang anak. Memforsir anak untuk belajar terus di sekolah sampai stress, jenuh dan kehilangan waktu luang untuk pengembangan minat dan bakat adalah contoh yang paling dekat dengan teman-teman kita ini.
“Lho, kok dapat buku tentang Perdagangan Orang sih?” kata Baba agak kecewa.
“Lagi hot, Ba! MTV aja bikin acara khusus buat kampanye soal itu lho!” seru salah seorang di belakangnya.
“Mbak… ini mau hadiah nih, Mbak!” seru Farrel, Putra Seni sekolah dari arah belakang sambil menunjuk temannya. Benar saja, pertanyaan seputar cara pencegahan Pemansan Global dijawab dengan lancar oleh teman kita dari kelas 7 ini. Selamat membaca buku kumpulan artikel terbaik penulis muda Indonesia 2008, The Hot Chicken Soup for Global Warming dan terus peduli lingkungan ya!
“Terakhir nih, terakhir. Apa kegiatan utama KREATif?”
“Menulis.” jawab Gusdek anteng.
“Betul, tapi kita lebih khusus nulis tentang hak anak”, lanjut Dhini dan Gayatri melengkapi jawaban Gusdek.
Nah, biar tambah paham tentang hak anak, Gusdek, anggota band sekolah ini dapat buku Undang-undang Perlindungan Anak.
Sayangnya, barisan pohon kenari yang berderet di sekitar sekolah bergoyang tertiup angin dingin menusuk yang makin kencang. Pertanda hujan lebat akan turun. Dengan sangat terpaksa, jadwal kegiatan pertandingan hari ini, 3 0n 3, sepak bola dan tarik tambang dipadatkan oleh panitia. Byuurr… sebelum hujan besar benar-benar mengguyur, semua kegiatan termasuk kegiatan KREATif dihentikan. Untung….. Dhini sudah selesai mebagikan pamflet Seleksi Naskah KREATif buat sekitar 100 orang yang masih bertahan di lapangan termasuk para guru.
“Nanti bapak bantu sebarkan ya. Cuma sayang nih, bapak sudah ketuaan untuk ikut seleksi. Inginnya sih ikut menyumbang karya”, kata Pak Burhan, guru bahasa Indonesia.
Tapi tenang, besok, 11 Juni 2010, akan ada festival musik. Dimana musisi-musisi Spendu akan tampil. Jangan lupa, mampir ke Stand KREATif yang akan menjual produk olahan sampah plastik-nya Taman KREATIVA Mataram dan bagi-bagi tips tentang menulis di gazebo timur. Buat teman-teman yang tidak bisa mampir, lihat update beritanya di blog dan facebook KREATif ya…

Tidak ada komentar: